Thursday, January 6, 2022

FABIO QUARTARARO (Monster Energy Yamaha) Dirayu pabrikan lain,manager ingin naik gaji


Ada berita panas dimana Fabio Quartararo(juara dunia motogp 2021), meminta Yamaha meningkatkan tenaga mesin Yamaha M1 nya untuk musim depan baru dia membicarakan perpanjangan kontrak untuk 2023. Seperti kita ketahui banyak kontrak pembalap motogp akan berakhir di 2022. Dan Bola panas menggelinding diawali manager dari Fabio quartararo" Erick Mahe" mengatakan ada 2 pabrikan besar adakan PDKT buat gaet fabio. Berbagai kalangan bisa menebak pabrikan itu adalah ducati dan honda. Berita hangat lainnya Manager fabio mengajukan nilai kontrak 10jt keyamaha, yang saat ini hanya 2jutaan. 
Nah apakah Yamaha akan menerima atau menolak? Dari komentar Lin jarvis kebeberapa media mengatakan,akan mengadakan pertemuan spesial dengan fabio atas  masalah kontrak maupun  mengenai pengembangan Motornya. 

Menurut beberapa kalangan otomotif,apa yang dilakukan Manager Fabio adalah untuk menaikan nilai tawar kontrak dimana fabio berhasil menjadi juara dunia motogp. Namun harus juga secara bijak melihat bagaimana potensi karir fabio kedepan. Karena fabio ibaratnya gaya balap fabio dah klik dengan yamaha m1 yang menggunakan mesin inline 4. Bahkan Jorge Lorenzo ,mantan pembalap motogp yang pernah juara dunia dengan yamaha namun gagal saat pindah ke ducati dan honda menyuruh fabio berhati hati pindah pabrikan.
Dilain pihak,yamaha juga memiliki stok pembalap cadangan jika fabio tak memperpanjang kontraknya ,yaitu Toprak Ratzatlioglu. Pembalap wsbk yang baru saja juara dunia mematahkan keperkasaan Pembalap Kawasaki ,Jonathan Rea. Bahkan jika 2022 dia juara dunia lagi,akan dengan senang hati ke motogp. Nah lo... Fabio bisa galau gak ya.

 Bagaimana menurutmu sobat otomania semuanya. Apakah Fabio harus tinggal diyamaha atau pindah pabrikan baiknya.

No comments:

Post a Comment